Sabtu, 22 Juni 2013

Mahasiswi cantik yg IMANNYA LEMAH (DP++)


Berikut adalah daftar-daftar mahasiswi cantik yang nekat bunuh diri
diduga karena lemah iman

Caroline oktavi***,Mahasiswi UPH


Berita:

Jakarta - Penyebab Caroline Oktavia** Tamboto meloncat dari lantai 9 Kondominium Golf Karawaci Town Richmond mulai terkuak. Gadis 19 tahun itu rupanya ketakutan karena ketahuan kabur dengan pacar selama tiga hari.

"Korban memang sejak SMP menjalin hubungan dengan pacarnya secara backstreet. Sebelum terjun, dia sempat kabur dengan pacarnya selama 3 hari," ujar Kapolsek Kelapa Dua, AKP Bambang Hari Wibowo saat ditemui di kantornya, Jumat (25/11/2011).

Menurut Bambang, sebelum terjun, Caroline mengetahui ibunya telah menunggu di apartemen. Ibunya telah mengetahui soal kaburnya Caroline bersama sang pacar, Hendra, yang kini bekerja di Auto 2000.

"Korban ketakutan dimarahi, akhirnya lompat dari lantai 9," katanya.

Hasil olah TKP petugas Polres Metro Kabupaten Tangerang, diketahui terdapat luka pada bagian kepala dan tulang kaki Caroline patah.

"Itu karena lompat dari lantai 9. Kami tidak mendapati indikasi lain. Luka korban murni karena lompat," katanya.

Keluarga korban merupakan warga Jalan Kenanga No 16 RT 8/12, Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Tangerang. Ibunda korban bernama Nana Soekamto (40) dan ayahnya bernama Albert Tamboto (45). Korban saat ini berstatus sebagai mahasiswi UPH, jurusan Bahasa Inggris semester 4.

"Korban tinggal di apartemen bersama temannya. Keluarganya tinggal di Karawang. KTP korban juga di Karawang," katanya.

waktu mati(DP): 




Kristel Tej****,Mahasiswi Philipina


Berita:

Kristel Teja***, seorang mahasiswi berusia 16 tahun di Universitas Filipina, lembaga pendidikan terkenal negara itu, telah bunuh diri pada Jumat.

"Kendala keuangan" mungkin telah memicu bunuh diri mahasiswi tersebut, dari laporan sebelumnya mengatakan ia mungkin minum racun.

Tejada, anak sulung dari lima bersaudara, yang ayahnya sopir taksi dan ibu pengangguran, terpaksa mengajukan cuti kuliah pada Rabu pekan lalu setelah ia gagal untuk membayar biaya kuliahnya.

"Dia terpaksa mengambil cuti kuliah karena keluarganya tidak bisa membayar uang yang dibutuhkan untuk mendukung pendidikannya," kata Profesor Andrea Bautista Martinez dari Departement of Behavioral Sciences.

Para mahasiswa melaporkan kepada Kantor Pelayanan Mahasiswa untuk Konseling mengenai keadaannya.

"Cuti kuliah mempengaruhi keluarga [Tejada]. Dia tidak pergi ke kampus sejak Februari. Dia mengirimkan pesan kepada saya mengatakan dia tidak bisa mengatasi masalahnya," kata Martinez.

Laporan mahasiswa mengatakan Tejada adalah salah satu dari banyak mahasiswa yang mengikuti program pinjaman kepada mahasiswa, tapi permohonan mereka ditolak oleh universitas itu. Upaya orangtuanya memperpanjang batas waktu pembayaran uang kuliahnya juga terbukti sia-sia.

"Kami lebih dari berduka, kami marah. Ini adalah kematian yang bisa dihindari," kata kelompok pemuda Anakbayan.

"Ini bukan bunuh diri, ini adalah pembunuhan," tambah kelompok itu dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Jumat. Kelompok ini menyalahkan pemerintah atas kematian Tejada yang "seolah-olah [kematian itu] adalah orang yang memaksa racun ke tenggorokannya."

Terry Ridon, kepala biro kepemudaan Partai Kabataan, menjelaskan kematian Tejada sebagai "tragedi besar."

"Masa depan Kristel yang cerah sudah terancam sebelum hari ini karena kebijakan seperti biaya pendidikan yang tinggi dan lain-lain, komersialisasi pendidikan dan kebangkrutan keseluruhan kebijakan ekonomi pemerintah," kata Ridon.

"Kebijakan-kebijakan ini adalah realitas, sekarang lebih dari kami harus mengenali mereka. Kehidupan kaum muda banyak terancam akibat jaminan pembayaran, tenggat waktu dan konsekuensinya," tambah Ridon saat dia memimpin ratusan mahasiswa dalam aksi protes di dalam kampus tersebut.

Tejada adalah seorang mahasiswi paket B di bawah "Program Sosialisasi Bantuan Bimbingan dan Keuangan" dari universitas itu, yang berarti biaya kuliahnya akan lebih rendah dibandingkan dengan mahasiswa lain di universitas itu.

Dia harus membayar US$ 25 per sks untuk kuliahnya, biaya yang cukup tinggi di kota di mana upah harian hanya sekitar US$ 10, dan jelas sulit bagi keluarga dengan tujuh anak.

Namun, Ridon mengatakan bahwa meskipun kelonggaran program uang kuliah disosialisasikan universitas yang mengkategorikan mahasiswa ke dalam paket pembayaran berbeda adalah "cacat secara mendasar."

Dia mencatat bahwa skema bahkan membenarkan tingkat pembayaran uang kuliah tinggi untuk mayoritas mahasiswa "ketika banyak dari kami semua terlalu akrab dengan penderitaan keluarga-keluarga Filipina biasa."

Pendidikan tinggi di negara ini tergolong mahal, terutama untuk warga Filipina yang kebanyakan miskin.

Komisi Pendidikan Tinggi pemerintah memperkirakan bahwa biaya kuliah empat tahun seperti Universitas Filipina sekitar U$ 6.000, sementara universitas swasta sebanyak U$ 10.000. Selain dari uang kuliah, mahasiswa juga harus membayar uang kos, transportasi, dan biaya lainnya.

Sementara itu, pendapatan tahunan rata-rata sebuah keluarga Filipina adalah sekitar US$ 6.000, sementara 30 persen penduduk hanya mendapatkan sekitar U$ 1.700, demikian survei Pendapatan dan Pengeluaran Keluarga pemerintah.

Mariz Zubiri, kepala Badan Mahasiswa Universitas Manila UP, mengatakan mahasiswa dan pemuda Filipina seperti Tejada tidak pantas berada dalam "siklus kekerasan akibat sistem pendidikan yang buruk."

"[Tejada] hanyalah salah satu dari ratusan dan ribuan mahasiswa Filipina yang terhimpit oleh tingginya biaya pendidikan dan ditinggalkan pemerintah," kata Zubiri sambil menyalakan lilin di luar gerbang universitas itu untuk menghormati Tejada.

Perhimpunan Mahasiswa Filipina mengatakan kematian Tejada adalah "antara banyak situasi kehidupan nyata yang terang-terangan memberitahu pemerintah dan universitas kami bagaimana tugas mereka mengelola negara ini."


Sant* Praset**,Universitas Nusantara


Berita:

ANDIKA FM, Kediri - Petugas Polsekta Mojoroto, sudah berkoordinasi dengan kepolisian Kertosono dan Jombang, untuk menemukan mayat Santi Praset** mahasiswi Universitas Nusantara yang bunuh diri Rabu 31 Maret.

Meski aksi bunuh diri Santi Prasetia dengan cara menjeburkan diri ke Sungai Brantas sudah terjadi 5 hari lalu, tetapi mayatnya hingga saat belum diketemukan. Aparat kepolisian dari Polsekta Mojoroto sudah melakukan penyisiran beberapa kali, namun belum juga ditemukan. Karena sudah beberapa hari, diperkirakan mayat korban sudah hanyut hingga ke wilayah Kertosono, Jombang atau bahkan sudah sampai di Mojokerto. Wakil Kepala Polsekta Mojoroto IPTU Budi Wiyono mengatakan, hingga kini pihaknya tetap mengupayakan penemuan mayat Santi Prasetia. Koordinasi sudah dilakukan dengan jajaran kepolisian Kertosono dan Jombang.

Seperti diinformasikan sebelumnya, Santi Prasetia salah satu mahasiswi Universitas Nusantara PGRI-UNP Kediri, nekat mengakhiri hidupnya, dengan cara menjeburkan diri ke sungai brantas. Dugaan sementara, karena masalah asmara semakin menguat, setelah ditemukannya sepucuk surat wasiat yang sengaja ditinggal mahasiswi semester VI tersebut di kamar kosnya. ( Hadi Kusuma )


Inta* Muftikanigty**,Mahasiswi Unesa


Berita:

Mahasiswa baru Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Lidah Kulon, Intan Muftikanigt*** (20) pagi tadi, usai mengikuti mata kuliah seni rupa dan desain grafis nekat melompat dari lantai 3.
Dari keterangan Kapolsek Lakarsantri, Kompol Kuncoro, laporan tersebut diterima tadi pagi pukul 9.00 WIB dari salah satu anggota yang berdinas di sekitar Kampus Unesa. "Iya benar tadi ada mahasiswa yang lompat dari kampus Unesa, dan korban saat ini sudah dibawa pihak keluarga di RSUD Dr. Soetomo," tegas Kompol Kuncoro saat dikonfirmasi lensaindonesia..com, Kamis (4/10/2012).
Baca juga: Warga Yogya tewas di Ciputat Baru, diduga bunuh diri dan Stress, anggota Ditreskrim Polda bunuh diri
Sementara itu berdasarkan informasi yang dihimpun dari saudaranya intan sering diantar saat kuliah dengan ibunya.
Saat ini Intan masih dalam perawatan di RSUD Dr. Soetomo karena usai menjatuhkan diri dari ketinggian 15 meter itu kepalanya mengalami luka serius.

foto waktu mati(DP++): 




Sumber



Download Video ABG Telanjang

0 komentar: